shalat tahajud dan sholat dhuha, ebook gratis


KETIGA
MENCARI ALLAH SWT MELALUI SHALAT TAHAJUD, SHALAT DHUHA, SEDEKAH DAN MERAWAT ANAK


Setelah mengalami teguran dari Allah SWT melalui anak dan melalui kerusakan pesawat membuat saya berfikir. Selama 1 tahun saya trauma menggunakan pesawat terbang.
Hal pertama yang saya lakukan adalah mendengarkan ceramah agama dan membeli buku tentang agama. Tuntutan pekerjaan yang masih banyak dan membuat saya seakan terbuai kembali dengan pekerjaan saya. Saya mencoba membagi waktu dengan keluarga, hal tersebut tidaklah mudah dan banyak sekali rintangannya. Saat itu saya membaca tentang keajaiban Shalat Tahajud dan Shalat Dhuha. Saya mulai belajar untuk melaksanakannya.
Tidak mudah menjalankan kedua shalat sunah tersebut. Dengan bantuan jam weker saya mencoba bangun dari tidur, sulit sekali untuk bangun dan saya coba paksakan melaksanakan Shalat Tahajud walau dengan keadaan mengantuk. Sehari, dua hari, tiga hari dan terlewat lagi, kemudian memulai lagi.
Pelajaran Shalat Tahajud
Niat untuk melaksanakan Shalat Tahajud di malam hari dan tidur tidak terlalu malam agar dapat bangun saat waktu Tahajud. Hal tersebut tidak mudah dan karena kebiasaan tidur diatas jam 22.00 untuk memulai tidur maksimal jam 22.00 itu sulit untuk di ubah. Saat bangun malam, mata sepertinya berat sekali dan kalau tidak langsung bangun maka pasti akan ketiduran kembali.


Saya mencoba memulai Shalat Tahajud terlebih dahulu dan belum mencoba Shalat Dhuha karena Shalat Dhuha dilaksanakan pagi hari dan pagi hari biasanya saya sudah disibukkan dengan pekerjaan.

Pernah suatu malam saya melaksanakan Tahajud dan merasakan nikmat sekali. Sepertinya malam itu adalah malam yang paling tenang yang pernah saya rasakan dan malam yang paling indah selama saya hidup di dunia ini, hampir 2 jam saya melaksanakan Shalat Tahajud dan zikir kepada Allah. Setelah itu saya melaksanakan Shalat Shubuh, saat paginya terasa sekali indah dan tenang hidup saya. Saya merasa bahagia dan tidak terburu-buru dengan waktu untuk mengejar pekerjaan. 

Setiap pagi saya sempatkan diri walau hanya 10 menit saya bermain dengan anak terlebih dahulu sebelum berangkat ke kantor. Saat pulang kantor pun saya biasakan main dengan anak meski hanya sebentar. Setelah pengalaman Putri di rawat di rumah sakit membuat saya ingin selalu dekat dengan dirinya.
Saya mulai mau diajak oleh ibu saya untuk menghadiri majelis zikir di beberapa tempat. Saya mulai membiasakan diri untuk Shalat Tahajud dan belum memulai Shalat Dhuha, saya sering mendengarkan ceramah agama dari ustadz-ustadz kondang melalui internet dan mengunduh tausiyah mereka.
Godaan dan cobaan mulai dialami keluarga kami dan semakin lama semakin berat, Saya bertanya kok malah berusaha dekat kepada Allah SWT cobaan dan ujian makin berat. Saya mulai bertanya dan berpikir tentang hal tersebut.


Tulisan diatas merupakan kutipan dari ebook Titik Nol Kehidupan .
Ebook yang menceritakan proses mengubah diri dari manusia yang sombong, tidak peduli dengan keluarga, selalu menunda-nunda sholat sehingga menemukan kenikmatan sholat berjamaah dan ibadahnya lainnya, apa sih yang membuat nikmat dan cinta akan ibadah?

Saya mencoba mencari, tetapi karena kesibukan membuat saya melupakan hal tersebut. Keinginan untuk tinggal mandiri mulai tumbuh di hati saya dan saya berusaha berpikir untuk mencoba hidup mandiri.


Saya sudah mulai melupakan Shalat Tahajud dan belum memulai Shalat Dhuha, mulai kembali sibuk dengan pekerjaan serta tidak lagi mendengarkan ceramah hingga kehidupan sehari-hari saya kembali kosong. Saya pun merasakan kembali ada yang kurang tetapi saya tidak tahu apakah itu. Saat itu yang jadi prioritas saya adalah harta dunia. Saya kejar harta dengan pengorbanan apapun Saya perhatikan semua orang seakan seperti itu.
Saya mulai melakukan trading dan mencoba trading-online. Saya mencoba berinvestasi pada trading, waktu saya mulai tersita dengan trading. Saya fokus dan mulai mencari informasi tentang perkembangan saham perhari, anak saya mulai terbengkalai dan saya sudah jarang lagi main dengannya. Perasaan takut rugi membuat saya terus mencari cara agar mendapatkan keuntungan, saya pun mulai jarang berkomunikasi dengan istri saya dan selalu disibukkan dengan hal tersebut. Rasa penasaran dan deg-degan membuat saya semakin jauh dari Allah SWT, malah kadang saya tidak melaksanakan shalat karena sibuk dengan pekerjaan dan trading.
Kehidupan saya semakin jauh dari Allah SWT dan saat itu saya merasa harta dan trading adalah segala-galanya. Waktu untuk keluarga dan silaturahmi dengan orang tua mulai saya lupakan. Puncaknya saat ibu saya meminta uang, saya tidak memberikan karena dananya sedang saya gunakan untuk trading. Setiap hari yang ada di otak saya adalah uang dan menang trading, saat kalah dan rugi hal tersebut mempengaruhi mood saya kepada siapapun dan membuat saya depresi.
Saya terus berusaha untuk mempelajari trading-online dan dana saya terus saya tambah agar modal saya banyak dengan harapan kemungkinan untung akan semakin besar. Merasakan keuntungan membuat saya ketagihan dan merupakan tantangan tersendiri dalam diri saya. Semakin lama saya semakin serakah dan bernafsu sehingga akhirnya saya merugi.
Saat rugi dan tidak berhasil membuat saya terpuruk dan terpukul. Saya bertanya apa kesalahan saya. Saya bertanya dengan diri saya saat itu dan saya mencoba menyendiri, telah hancur semua harapan dan impian saya untuk segera memiliki rumah. 

Bagaimana komentar istri saya setelah saya bangkrut ?

Tulisan diatas merupakan kutipan dari ebook Titik Nol Kehidupan .
Ebook yang menceritakan proses mengubah diri dari manusia yang sombong, tidak peduli dengan keluarga, selalu menunda-nunda sholat sehingga menemukan kenikmatan sholat berjamaah dan ibadahnya lainnya, apa sih yang membuat nikmat dan cinta akan ibadah?

Ebook yang saya tulis :
Sisi lain Yang TerlupakanSisi Lain Yang Terlupakan di Wayang   , Sisi Lain yang Terlupakan getsoop.com.
Berisi pengalaman tentang hal-hal yang kadang kita lupakan saat kita sibuk dengan pekerjaan dan bisnis kita, apakah hal yang kita lupakan?

Titik Nol Kehidupan atau bisa juga di wayang force Titik Nol Kehidupan atau di scoop Titik Nol Kehidupan
Berisi Pengalaman mengubah diri dari manusia yang kadang melupakan Tuhan menjadi manusia yang ingin mengenal Tuhan dan membuat hidup menjadi lebih berarti dan bermakna, bagaimana proses tersebut?

Bahagia Itu Mudah !!! atau di google play store Bahagia Itu Mudah !!! atau di getscoop Bahagia itu Mudah  .
Pengalaman tentang pencarian arti bahagia, dasar dari kebahagiaan dan hal-hal yang dapat membuat diri merasa bahagia, kadang kita berfikir bahwa bahagia itu jika sudah mendapatkan ini atau itu tetapi setelah mendapatkannya apakah kita bahagia?

Tips Menciptakan Keharmonisan Keluarga  di wayang force atau di google play store di Tips Menciptakan Keharmonisan Keluarga, atau di getscoop Tips Menciptakan Keharmonisan Keluarga
Berisi pengalaman membangun pernikahan dengan latar belakang status, suku yang berbeda dan lain-lain, tidak mudah membangun keluarga dan tidak sulit juga, asalkan ada pengertian dan lain-lain, bagaimanakah caranya ?

Adakah Sedikit Waktu Untukku? Adakah Sedikit Waktu Untukku? di wayang force atau di getscoop Adakah Sedikit Waktu Untukku?
Semua orang tua ingin sekali membuat anak bahagia, cukup segala kebutuhan hidupnya, sekolah yang ditempat terbaik dan lain-lain, banyak kita rela mengorbankan waktu untuk memenuhi kebutuhan  itu, tetapi apakah kita juga memenuhi kebutuhan anak akan kasih sayang?

Pengalaman dalam membangun bisnis online sekaligus berbagi waktu untuk Tuhan, keluarga, anak dan  bagaiamanakah caranya?

Menyatukan dan Memajukan Islam dalam dua kalimat   Memajukan dan Menyatukan Islam di Wayang di google play , atau di getscoop Menyatukan dan Memajukan Islam dengan dua kalimat
Berisi untuk mengajak umat muslim agar bersatu dalam memajukan perekonomian umat muslim serta membatu anak yatim dan fikir miskin, bagaimanakah caranya?
Untuk pengguna apple dan iTunes bisa beli di wayang force  dan get scoop yah..

Komentar

VENDRA mengatakan…
coba anda bayangkan.. umur gw 35thn blm pernah punya pacar. gw nganggur 10thn. gw kalau krja dan nyari jodoh sering dijahati org. org ada yg anggap gw bodoh dan lemah, anggap gw manusia setengah jadi, anggap gw tdk berguna, anggap gw tdk punya masa dpan dll. pedih dan hancur hati gw. gw beberapa thn rajin puasa, dzikir, tahajud dll tp nasib tambah buruk. semakin susah dpt jdoh dan rejeki. sering dijahati teman, buka usaha sering gagal, ikut lomba kalah terus dll.
bukuandi mengatakan…
sabar mas vendra, mengapa tahu di jahatin orang?, mari kita mengoreksi diri kita seperti apa?, puasa, zikir dan tahajud bagus terusin aja terus mas. mungkin ini cobaan dari Allah SWT karena sayang sama mas Vendra.

Postingan Populer